Latest News
Paket Program Hamil

Fenomena Wadd, Suwa', Yaghuts, Ya'uq, Nasr

Jika kita perhatikan apa yang telah terjadi di masa lalu melalui kisah-kisah dalam al qur'an, maka akan ada kemiripan dgn apa yg skrg ada disekitar kita. Misal,jika kaum terdahulu dida'wahi oleh utusan Allah, mereka akan berkata bahwa mereka hanya melaksanakan apa yang nenek moyang mereka lakukan. Jaman sekarang pun demikian, dengan alasan melestarikan budaya, sekarang ini marak ritual-ritual yang penuh kesyirikan.

Juga tentang pengkultusan tokoh/orang sholeh jaman dulu. Lihatlah sekitar kita. Banyak diantara masyarakat yang dengan bangga memajang gambar para wali songo, juga bahkan ada gambar para sahabat Rasul.
Jika kita ingat sejarah mencatat tentang Wadd, Suwa’, Yaghuts, Ya’uq dan Nasr. Mereka adalah orang-orang sholeh pada jaman Nabi Nuh. Setelah mereka meninggal, setan membisikkan kepada kaum orang-orang sholeh tersebut supaya dibuatkan patung-patung mereka di tempat-tempat pertemuan mereka dan menamai patung-patung itu dengan nama-nama mereka. Pada mulanya, patung-patung itu belum disembah. Sampai orang-orang yang membuat patung itu meninggal dan ilmu telah hilang dari kalangan mereka, maka saat itulah penyembahan terhadap patung-patung itu dimulai. [lihat Tafsir Ibnu Katsir, QS Nuh ayat 23]
Jadi, berhati-hatilah dengan gambar-gambar semacam itu. Karen setan datang tanpa kita sadari.

2 Responses to "Fenomena Wadd, Suwa', Yaghuts, Ya'uq, Nasr"

  1. Masalah gambar ini masih menjadi polemik yang berkepanjangan. Jika kita dengan tegas mengharamkan gambar, maka kita tidak perlu menonton TV, tidak perlu buka internet, yang semua itu produk dari kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan.
    Sekarang bagaimana kita menyikapinya apakah ditujukan hal2 yang positif ataukan negatif?

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan bijak. Komentar tanpa nama dan tidak bisa dilacak balik atau ada link aktif saya anggap spam