Latest News
Paket Program Hamil

(GoVlog-Umum) Menghargai Hal Kecil


Mau berbelanja di toko modern saat ini banyak sekali. Ada yang mempunyai jaringan luas seperti  Indomart, alfamart, Super Indo dll sampai  toko yang biasa tetapi menerapkan system swalayan. Pembeli tinggal masuk, memilih barang lalu bayar di kasir.

Orang berbelanja di toko modern tentu mempunyai alasan tersendiri. Kalau saya memilih berbelanja di toko modern selain karena praktis, tempatnya bersih, juga karena banyak pilihan. Dan yang tidak ketinggalan, sering ada program promosi, pemberian potongan harga sampai. Tentu Sahabat mempunyai alasan yang lain.

Ketika kita berkeliling memilih barang yang akan kita beli, apakah sahabat memperhatikan daftar harga yang dipasang biasanya di dekat barangnya. Ada yang aneh? Ya. Terkadang ada yang memasang harga “tidak wajar”. Lhoh kok tidak wajar? Lha iya, misal label harga tertulis Rp. 36.190 bahkan ada yang pasang iklan dengan mematok harga Rp. 999.999,- atau harga yang “tak wajar” lainnya.

Saya katakana tidak wajar karena dalam pecahan mata uang Rupiah hanya ada Rp. 25,- Rp. 50,- Rp. 100,-dan seterusnya sampai yang terbesar adalah Rp. 100.000.
Sedangkan di label harga Rp. 36.190,- atau yang Rp. 999.999 ketika kita membeli dan harus ada kembalian maka tidak ada uang pecahan unruk pengembalian karena tidak ada pecahan Rp. 10,- atau Rp. 1,-. 

Dalam penulisan memang ada.
Inilah yang terkadang menjadi masalah dan konsumen yang banyak dirugikan.

Pernah sautu hari saya berbelanja di toko In**mart. Barang yang saya beli adalah susu formula untuk anak saya seharga Rp. 55.875,- dan minuman botol seharga Rp. 5.000. Jumlah harga yang harus saya bayar Rp. 60.875,-. Saya menyerahkan uang ke kasir Rp. 70.000,-. Dengan jumlah harga Rp. 60.875,- seharusnya saya menerima uang kembalian Rp. 9.125,-. Tetapi oleh kasir saya hanya diberi kembalian Rp. 9.000 jadi ada kekurangan kembalian Rp. 125,- Lalu menanyakan ke kasir perihal kekurangan itu. Akhirnya dia ambilkan Rp. 100,- dari laci uang kasir. Ternyata ada uang pecahan Rp. 100,-. Sehingga masih ada di kekurangan kembalian Rp. 25,-. Sambil menyerahkan uang Rp. 100,- kekurangan kembalian saya, kasir bilang, “Maaf Pak, yang Rp. 25 ga ada”.

Atau kejadian lain, dan kita diberi permen sebagai ganti uang kembalian. Pernah saya mengalami kejadian seperti itu. Belanja dengan uang kembalian perman. Saya bilang ke kasir, “Saya nggak beli permen, Mbak”. Akhirnya dia carikan juga uang receh untuk kembalian. Kejadian seperti ini tidak hanya sekali atau dua kali saya alami. Dan saya yakin, Sabahat juga pernah mengalami hal seperti ini.

Coba Sahabat bayangkan. Berapa banyaknya toko dalam jaringan toko modern itu. Untuk satu jaringan saja jumlahnya ribuan. Itu baru 1 jaringan toko belum yang lain-lain. Warung-warung kelontong di kampong-kampung sampai toko-toko dengan jaringan besar. Dari desa sampai kota.

Misal mereka tidak mengembalikan hak kita uang kembalian yang jika dilihat sangat kecil, Rp. 25. Seperti kejadian yang saya alami itu. Dan dilakukan oleh semua toko dalam jaringan In**mart. Saya pernah iseng gugling mencari tahu jumlah toko dalam jaringan In**mart. Dan saya temukan jumlahnya ribuan. 

Kita tinggal hitung saja. Misal jumlah toko 10.000 (bahkan bias lebih karena melihat kenyataan di dekat tempat tinggal saya, jarak antar toko sangat berdekatan). Rp 25.- X  10.000= Rp. 25.000.- 

Maka akan kita temukan jumlah yang sangat besar.
Sahabat, dari pengalaman saya ini saya mengajak. 

Mari kita hargai apapun itu, sekecil apapun. Bagimana kita akan mampu menghargai yang besar kalau kita meremehkan hal-hal kecil. Sesuatu yang besar pun terdiri dari bahan penyusun yang kecil.

Gedung pencakar langit yang berdiri megah menjulang pun terdiri dari susunan benda-benda kecil. Bata, pasir, batu kerikil, paku, dll.
Dan dalam al Quran Allah SWT juga sudah mengingatkan kita bahwa sekecil apapun amalan dan dosa kita akan diperhitungkan (QS 99:7-8)

7 Responses to "(GoVlog-Umum) Menghargai Hal Kecil"

  1. itu kan akal-akalan pedagang, yang berupaya menarik konsumen dengan berbagai cara ok ditunggu coment bactnya di link artikenya ini

    BalasHapus
  2. Hal kecil tersebut sering di abaikan karena mereka belum tahu & sadar dampak luar biasa dari hal kecil tersebut yang dapat merubah sesuatu menjadi besar
    Mampir balik ya ke blog saya

    BalasHapus
  3. memang hrga yg [myesatkan] sprti itu sgt mrugikn knsmen...
    jgn lupa mampir ke eMingko Blog

    BalasHapus
  4. emingko, hal yang kita bisa lakukan adalah meminta kembalian sesuai harga yang tertera..

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan bijak. Komentar tanpa nama dan tidak bisa dilacak balik atau ada link aktif saya anggap spam