Latest News
Paket Program Hamil

"Anak Polah Bapa Kepradah"

Dalam bahasa Jawa ada ungkapan "Anak Polah Bapa Kepradah" yang artinya, anak yang berbuat sesuatu -negatif biasanya- orang tua yang menanggung akibatnya. Sering ada yang memlesetkan jadi "Bapa Polah Anak Tambah". (yang ini diartikan sendiri :D)

Sebuah ungkapan sederhana dalam maknanya. Namun di balik ungkapan sederhana itu sesungguhnya kita bisa mengambil hikmah yang luar biasa. Ini berkait dengan bagimana orang tua menyiapkan generasi penerusnya.

Satu contoh, pada beberapa hari yang lalu, ada seorang tetangga saya -kita sebut Pelaku- yang melakukan tindakan kekerasan terhadap sesorang -kita sebut Korban-. Karena berlatar masalah keluarga. Anak si Korban tidak terima ornag tuanya diperlakukan seperti itu, dia laporkan pelaku tindakan kekerasan tersebut ke Polisi. Akhirnya, tetangga saya itu di bawa ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sempat ditahan semalam di tahanan POLSEK.

Saat Pelaku yang masih remaja dan kakaknya (perempuan) yang seusia saya berada di tahanan, orang tuanya sangat disibukkan dengan urusan menyelesaikan permasalahan itu di rumah. bagimana dia bermusyawarah denga keluarga Korban. Memohon supaya laporannya ke polisi di cabut. Bayangkan Sahabat, betapa malunya orang tua Pelaku. Bagaimana dia, harus bolak-balik kantor polisi? Menskipun akhirnya Pelaku bisa keluar dari tahanan, tetap saja orang tua harus menanggung beban dan malu terhadap tetangga.

Inilah yang saya maksud dengan perbuatan anak yang menngakibatkan orang tua turut menanggung beban, Anak Polah Bapa Kepradah itu tadi.

Maka penting bagi kita untuk selalu mengingatkan keluarga kita untuk selalu menjaga sikap dan emosi dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

Sebagai anak, saya mengajak, mari kita jaga sikap dan tindakan kita agar ornag tua kita yang sudah berkorban apa saja demi membesarkan kita tidak ikut menanggung akibat perbuatan dan tindakan yang kita lakukan. Betapa teganya seorang anak yang berani melakukan hal tersebut. TIDAK PUNYA RASA TERIMA KASIH.

Dalam buku "7 Keajaiban Rezeki" tulisan Ippho Santosa (@ipphoright) bahwa orang tua kita termasuk dalam salah satu lingkaran penentu kesuksesan kita. Ayah, ibu, ayah mertua, ibu mertua. Semuanya...!!

2 Responses to ""Anak Polah Bapa Kepradah""

  1. semangat............................

    BalasHapus
  2. @plikwatulimo... namane susah dieja... kalo untuk domain kurang pas ini, susah ngetiknya..
    btw, semangat... \(^o^)/

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan bijak. Komentar tanpa nama dan tidak bisa dilacak balik atau ada link aktif saya anggap spam